Kota Siantar, 23 Mei 2026 – Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan serta memperkuat nilai-nilai religius di tengah kehidupan bermasyarakat, Kelurahan Kota Siantar melaksanakan kegiatan Pelatihan Tahtim dan Tahlil yang bertempat di Masjid Syekh Abdul Fattah Lingkungan VII, Sabtu (23/5), mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan masyarakat dari delapan lingkungan yang ada di Kota Siantar, dengan masing-masing lingkungan mengutus dua orang peserta yang terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan serta 7 peserta perwakilan dari Naposo Nauli Bulung sehingga jumlah kesuluruhan menjadi 23 peserta.

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bentuk pembinaan keagamaan kepada masyarakat agar memiliki pemahaman yang baik mengenai tata cara pelaksanaan tahtim dan tahlil yang benar, tertib, dan sesuai dengan tradisi keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat. Selain sebagai sarana pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi dan penguatan ukhuwah islamiyah antarwarga dari berbagai lingkungan di Kota Siantar.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pembekalan mengenai bacaan, tata urutan pelaksanaan, adab, serta teknik memimpin kegiatan tahtim dan tahlil yang dipaparkan oleh Narasumber yaitu Ustadz DR. Ahmad Mafaid, MH. Materi yang diberikan diharapkan mampu menambah wawasan peserta sehingga nantinya dapat diterapkan kembali di lingkungan masing-masing, baik dalam kegiatan keagamaan keluarga maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
Pihak kelurahan menyampaikan bahwa pelatihan ini memiliki tujuan penting untuk menciptakan keseragaman pemahaman dalam pelaksanaan kegiatan tahtim dan tahlil di masyarakat. Dengan adanya pemahaman yang sama, diharapkan pelaksanaan kegiatan keagamaan dapat berjalan lebih baik, khidmat, dan penuh makna. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyiapkan kader-kader masyarakat yang mampu menjadi penggerak kegiatan keagamaan di lingkungannya masing-masing.

Pelatuhan Tahtim Dan Tahlil di Kelurahan Kota Siantar
Manfaat dari pelatihan ini tidak hanya dirasakan oleh peserta yang hadir, tetapi juga oleh masyarakat secara luas. Para peserta diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan kepada warga lainnya. Dengan demikian, pengetahuan mengenai pelaksanaan tahtim dan tahlil dapat terus berkembang dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah kelurahan dalam memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong antarwarga. Tradisi keagamaan seperti tahtim dan tahlil selama ini telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam berbagai momentum seperti doa bersama, peringatan hari besar Islam, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
Suasana pelatihan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan antusiasme dari para peserta. Mereka mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan serius dan aktif berpartisipasi dalam sesi pembelajaran maupun praktik. Kehadiran peserta dari seluruh lingkungan juga menunjukkan adanya semangat bersama untuk terus meningkatkan kualitas kehidupan beragama di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Kelurahan Kota Siantar berharap terciptanya masyarakat yang semakin religius, harmonis, dan memiliki pemahaman keagamaan yang baik. Pemerintah kelurahan juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan masyarakat dan pelestarian tradisi keagamaan yang telah tumbuh dan berkembang di Kota Siantar. (Admin)
