Kotasiantar – Pada hari Senin, 17 Februari 2025, Desa Darussalam dan Kelurahan Kotasiantar melakukan satu kesepahaman atau perjanjian yang menyongsong masa depan pertanian yang lebih baik melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI). Penandatanganan Perjanjian ini dihadiri oleh beberapa orang saksi diantaranya Sekretaris Lurah Kotasiantar Zulfikar, S.Sos, Tokoh Adat Kelurahan Kotasiantar Erwin Syahputra NST, Kaur Pemberdayaan Darussalam Nur Asmila Harahap, Ketua BPD Darussalam Erdiwan.

Program P3TGAI ini merupakan salah satu upaya strategis dari pemerintah untuk memperbaiki dan meningkatkan tata kelola sistem irigasi di wilayah-wilayah yang memerlukan perhatian khusus, guna mendukung ketahanan pangan nasional. Desa Darussalam yang dikenal dengan potensi pertanian yang cukup besar, menjadi salah satu lokasi prioritas dalam program ini, dengan harapan dapat memberikan dampak signifikan bagi produktivitas pertanian yang bergantung pada sumber daya air yang optimal.
Acara diawali dengan sambutan dari Lurah Kotasiantar Alamria Pramana, S.Pd.I., M.Pd, “Program P3TGAI adalah bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan bahwa setiap petani di wilayah ini dapat mengakses air irigasi yang cukup dan tepat waktu. Dengan perbaikan jaringan irigasi yang lebih baik, kami berharap dapat meningkatkan hasil pertanian dan memperbaiki kondisi perekonomian masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya dengan semangat.
Kepala Desa Darussalam, Bastomi, dalam sambutannya, juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan program ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Desa Darussalam. Program P3TGAI ini adalah bentuk nyata dari keberpihakan pemerintah terhadap sektor pertanian. Harapannya, program ini dapat mengurangi ketimpangan dalam distribusi air irigasi dan menjamin ketahanan pangan yang lebih baik bagi warga desa,” tambahnya.
Acara penandatanganan Surat Perjanjian P3TGAI ini melibatkan pihak-pihak terkait, antara lain pihak Kelurahan Kotasiantar, Kepala Desa Darussalam, serta instansi teknis yang akan mendukung pelaksanaan program. Proses penandatanganan tersebut menjadi simbol dimulainya pelaksanaan program yang telah melalui berbagai tahapan perencanaan dan persiapan. Para pihak yang terlibat menyatakan komitmen penuh untuk bekerja sama demi kelancaran dan keberhasilan program ini.

Penandatanganan Surat Perjanjian
Peningkatan infrastruktur irigasi yang terencana dengan baik ini diharapkan akan meningkatkan efisiensi penggunaan air dalam pertanian, mengurangi pemborosan, dan memperlancar distribusi air kepada petani. Selain itu, hasil dari program ini juga akan berimbas pada peningkatan hasil pertanian dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa yang sebagian besar menggantungkan hidup pada sektor pertanian.
Kegiatan ini tidak hanya sebagai simbol kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga sebagai wujud konkret dari perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian di wilayah pedesaan. Dengan adanya program P3TGAI, diharapkan kualitas hidup masyarakat Desa Darussalam semakin meningkat, serta tercapainya ketahanan pangan yang lebih stabil.
Sebagai langkah lanjutannya, program P3TGAI di Desa Darussalam akan terus dipantau dan dievaluasi agar dapat memberikan hasil yang optimal. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kerjasama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait lainnya. Oleh karena itu, harapan besar diletakkan pada partisipasi aktif masyarakat setempat dalam setiap tahapan pelaksanaan proyek irigasi ini.
Sebagai penutup, acara tersebut dilanjutkan dengan doa bersama, yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, sebagai bentuk harapan agar pelaksanaan program dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi semua pihak.
Dengan dimulainya Program P3TGAI ini, Kelurahan Kotasiantar dan Desa Darussalam berharap dapat mewujudkan potensi pertanian yang lebih baik dan berkelanjutan, serta mendukung pembangunan daerah yang semakin maju.
