Kota Siantar, 2 Oktober 2025 – Kelurahan Kota Siantar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui kegiatan tracing penyebaran penyakit menular Tuberkulosis (TBC). Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 2 Oktober 2025, bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Panyabungan Jae serta didukung penuh oleh seluruh jajaran perangkat kelurahan dan Kepala Lingkungan.

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu penyakit menular yang menjadi perhatian serius pemerintah. Selain dapat menurunkan kualitas hidup, penyakit ini juga berdampak pada produktivitas masyarakat apabila tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, kegiatan tracing dilakukan sebagai upaya deteksi dini, pencegahan penularan, dan edukasi langsung kepada masyarakat.
Kegiatan tracing kali ini dibagi ke dalam dua tim yang menyebar ke lima lingkungan, yaitu Lingkungan 1, 2, 3, 4, dan 6. Masing-masing tim terdiri dari tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Panyabungan Jae, yakni dr. Suaibah, Ervina Nasution, Am.Keb, dan Bidan Desa Kelurahan Kota Siantar. Mereka melakukan kunjungan rumah ke rumah, mendata masyarakat yang berpotensi terpapar, serta memberikan penjelasan mengenai gejala TBC, cara penularan, dan langkah pencegahan yang bisa dilakukan di tingkat keluarga.

Kegiatan ini juga diikuti oleh perangkat kelurahan, antara lain Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial, Henni Puspita, SE, dan Kepala Seksi Pemerintahan, Ketentraman, dan Ketertiban, Muhammad Azwan, S.Sos. Kehadiran perangkat kelurahan menjadi bentuk dukungan nyata dalam memfasilitasi kegiatan sekaligus memastikan koordinasi berjalan efektif di lapangan.
Selain itu, peran aktif para Kepala Lingkungan juga sangat penting. Mereka membantu tenaga kesehatan dalam memberikan informasi mengenai warganya, memfasilitasi komunikasi, dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Lurah Kota Siantar dalam kesempatan terpisah menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan ini. “Penyakit TBC bukan hanya urusan kesehatan, tetapi juga menyangkut kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Tracing yang kita lakukan hari ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah kelurahan bersama tenaga kesehatan untuk melindungi masyarakat dari penyebaran penyakit menular. Kami berharap masyarakat semakin peduli akan kesehatan diri dan lingkungan,” ujarnya.
Beliau juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam upaya pencegahan, antara lain dengan menjaga kebersihan rumah, menerapkan pola hidup sehat, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala batuk berkepanjangan, sesak, atau demam yang tidak kunjung sembuh.

Kegiatan tracing ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga merasa terbantu dengan adanya kunjungan langsung tenaga kesehatan, karena mereka bisa mendapatkan informasi yang jelas serta kesempatan untuk bertanya terkait penyakit TBC. Edukasi yang diberikan diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap sepele gejala penyakit tersebut.
Dengan kolaborasi yang erat antara Kelurahan Kota Siantar, UPTD Puskesmas Panyabungan Jae, perangkat kelurahan, kepala lingkungan, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah efektif dalam menekan angka kasus TBC serta menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyakit menular.
