Kotasiantar, Selasa (12/11/2024) – Lurah Kotasiantar mendampingi pihak Kementerian Kesehatan RI dan UPTD Puskesmas Panyabungan Jae melaksanakan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2025 di Kelurahan Kotasiantar.

Survei yang dimulai pukul 07.30 WIB ini dilakukan dengan cara menyusuri rumah-rumah warga, khususnya memantau 10 balita yang dikategorikan berisiko stunting. Tim survei, yang terdiri dari Surveyor Kementerian Kesehatan RI dan juga pihak Puskesmas dibantu dengan Kader Penyuluh dari PLKB, berjalan kaki dari rumah ke rumah, memeriksa status gizi anak, memberikan penyuluhan terkait pencegahan stunting, serta memantau perkembangan kesehatan balita. Kegiatan ini juga mencakup pemantauan pertumbuhan, penimbangan, dan pemberian vitamin bagi balita.
Lurah Kotasiantar, Alamria Pramana, S.Pd.I., M.Pd menyampaikan bahwa Kelurahan Kotasiantar dipilih sebagai Lokus SSGI di Kecamatan Panyabungan sebagai bukti kerjasama antar Lintas Sektoral Kecamatan Panyabungan dalam meningkatkan perhatian terhadap masalah gizi. Hasil survei ini akan menjadi dasar untuk intervensi yang lebih tepat sasaran dalam mengatasi stunting di Kelurahan Kotasiantar ini,” ujar beliau.
Lebih lanjut, Belaiu menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam upaya ini. “Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tapi juga masalah sosial yang memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak. Kita berharap melalui survei ini, Kelurahan Kotasiantar bisa menjadi contoh bagi Kelurahan dan Desa lain dalam upaya pencegahan stunting.”
Selanjutnya Bidan Kelurahan Kotasiantar Wardiah Pulungan, Am.Keb yang turut mendampingi kegiatan ini, menjelaskan bahwa survei gizi ini penting untuk memastikan setiap anak mendapat perhatian dan pemantauan yang sesuai. “Pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab kami sebagai tenaga kesehatan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Kami terus berupaya memberikan pemahaman dan pendampingan kepada para orang tua agar mereka mampu menjaga pola makan dan kesehatan anak-anaknya secara optimal,” ungkapnya.
Sementara itu Kader Penyuluh Kesehatan dari PLKB Panyabungan, Nanda Rizki Lubis yang terlibat langsung dalam kegiatan ini, menambahkan bahwa para kader selalu siap membantu warga dalam memberikan edukasi terkait gizi dan kesehatan balita. “Melalui kegiatan ini, kami berharap bisa lebih dekat dengan masyarakat. Kami selalu ada untuk mendukung mereka, memberikan pengetahuan tentang gizi dan cara mencegah stunting, serta memantau langsung perkembangan balita di Kelurahan Kotasiantar,” katanya.

Surveyor Kemenkesri melakukan survey kepada Ibu Balita di Kelurahan Kotasiantar
Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat silaturahmi antara Pemerintah Kelurahan Kotasiantar, tenaga kesehatan, dan warga. Selain memantau perkembangan balita, tim survei juga membagikan informasi terkait pentingnya asupan gizi seimbang, pemberian ASI eksklusif, dan pemenuhan kebutuhan gizi yang cukup pada masa emas pertumbuhan anak.
Dengan adanya survei ini, diharapkan Kelurahan Kotasiantar dapat terus meningkatkan upaya pencegahan stunting dan memastikan setiap balita tumbuh sehat dan optimal. (Admin)
