Panyabungan, 11 Februari 2026 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, diperlukan penguatan kegiatan promotif dan preventif secara berkelanjutan melalui edukasi, sosialisasi, dan pendekatan persuasif kepada seluruh lapisan masyarakat. UPTD Puskesmas Panyabungan jae mengadakan kegiatan Mini Lokakarya Lintas Sektor Pertama dengan tema:

“Penguatan Kerjasama dan Integrasi Layanan Prima Wujudkan Panyabungan Sehat Menuju Madina yang Maju dan Madani.”
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Ballroom Ladang Sari , Gunung Tua. Acara ini dihadiri oleh unsur lintas sektor, antara lain Pemerintah Kecamatan, Puskesmas, Kader Posyandu, PKK, KUA, Kapolsek, Danramil, Kelurahan/Desa, termasuk Lurah Kota Siantar, Alamria Pramana, S.Pd. I.,M.Pd. Turut hadir pula Sekretaris Camat Panyabungan, Safaruddin, S. Pd., yang mewakili Camat Panyabungan, serta para perwakilan dari instansi terkait.
Dalam sesi pemaparan Mini Lokakarya oleh Kepala UPTD Puskesmas Panyabungan Jae, dr. Yulida Nehri Lubis, M.K.M, menyampaikan permasalahan kesehatan di wilayah panyabungan. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, diperlukan penguatan kegiatan promotif dan preventif secara berkelanjutan melalui edukasi, sosialisasi, dan pendekatan persuasif kepada seluruh lapisan masyarakat. Peran kader Posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah desa/kelurahan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat penting sebagai agen perubahan.
Peningkatan kesadaran ini difokuskan pada pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, pemanfaatan layanan Posyandu sesuai 6 SPM, ditekankan pentingnya intervensi dini terhadap demam berdarah, stunting, gizi kurang, serta penyakit menular dan tidak menular dan partisipasi aktif dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) guna mendeteksi faktor risiko dan penyakit sejak dini.
Untuk meningkatkan partisipasi aktif peserta, dilaksanakan dinamika kelompok yang dibagi dalam beberapa kelompok lintas sektor. Setiap kelompok membahas strategi peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu dan CKG, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta merumuskan solusi kolaboratif.

Lurah Kota Siantar menyampaikan komitmen itegritas pada kegiatan Mini Lokakarya Lintas Sektoral Kecamatan Panyabungan bidang Kesehatan
Dalam kesempatan tersebut, Lurah Kota Siantar selaku perwakilan Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Panyabungan menyampaikan komitmen bersama pemerintah kelurahan/desa dalam memperkuat keterlibatan peran lintas sektor pada setiap pelaksanaan program pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya melalui kegiatan Posyandu.
Beliau menegaskan bahwa Posyandu tidak hanya menjadi kegiatan rutin pelayanan ibu dan anak, tetapi juga merupakan wadah strategis yang membutuhkan dukungan bersama dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah kelurahan/desa, tenaga kesehatan, kader, tokoh masyarakat, hingga dukungan kelembagaan TP Posyandu. Menurutnya, sinergi lintas sektor merupakan kunci untuk memastikan pelayanan Posyandu berjalan optimal, tepat sasaran, serta mampu menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat di tingkat paling dasar.
Lebih lanjut, Lurah Kota Siantar menekankan pentingnya peran TP Posyandu sebagai penggerak, pembina, dan penguatan kelembagaan Posyandu di wilayah kelurahan/desa. Dalam mekanisme pelaksanaan kegiatan Posyandu, beliau menjelaskan bahwa kader ILP (Integrasi Layanan Primer) memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan pelayanan serta pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan.
“Setiap kegiatan Posyandu harus didukung dengan sistem pelaporan yang tertib dan berjenjang. Kader ILP menyampaikan laporan kegiatan kepada TP Posyandu di tingkat kelurahan/desa, kemudian laporan tersebut diteruskan secara berjenjang kepada TP Posyandu tingkat Kecamatan, sehingga data yang dihimpun menjadi dasar perencanaan program kesehatan dan intervensi yang lebih tepat,” ujar beliau.
Beliau juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kelurahan/Desa se-Kecamatan Panyabungan siap mendukung peningkatan kapasitas kader, penguatan koordinasi lintas sektor, serta memastikan keberlanjutan pelaksanaan Posyandu melalui dukungan administrasi, fasilitasi kegiatan, dan penyediaan ruang kolaborasi antar pihak terkait.
Di akhir penyampaiannya, Lurah Kota Siantar mengajak seluruh unsur lintas sektor untuk terus memperkuat komitmen bersama demi terwujudnya pelayanan Posyandu yang lebih berkualitas, terintegrasi, dan berdampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Panyabungan.
Hasil diskusi menyimpulkan bahwa kendala utama meliputi kurangnya kesadaran masyarakat, kesibukan aktivitas sehari-hari, serta kurang efektifnya penyampaian informasi.
Adapun solusi yang disepakati antara lain:
Peningkatan sosialisasi melalui pendekatan di warung-warung kopi oleh Danramil dan Kapolsek.
Pelibatan tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam penyampaian edukasi kesehatan di acara pengajian oleh KUA.
Melalui kegiatan ini menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dan integrasi layanan kesehatan melalui optimalisasi Posyandu, peningkatan upaya promotif dan preventif, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam Program Cek Kesehatan Gratis.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan terwujud Panyabungan Sehat menuju Mandailing Natal yang Maju dan Madani. (Admin)
