Kota Siantar (13/11/2025), Kelurahan Kota Siantar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui salah satu pegiat literasinya, Khofifah Indah Al Husna. Ia berhasil meraih Juara Harapan I dalam Lomba Menulis Esai Praktik Baik Relawan Literasi Masyarakat yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI). Lomba ini merupakan ajang bergengsi yang menghimpun karya-karya terbaik dari para relawan literasi di seluruh Indonesia, dengan tujuan menampilkan inovasi, pengalaman, serta praktik baik yang dilakukan dalam menggerakkan budaya literasi di masyarakat.

Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri karena Khofifah merupakan satu-satunya peserta dari wilayah Kelurahan Kota Siantar dan mewakili Kabupaten Mandailing Natal yang berhasil menembus posisi juara pada kompetisi tersebut. Ia merupakan pegiat literasi yang selama ini aktif membantu mengembangkan berbagai program literasi di kelurahan, mulai dari kegiatan membaca bersama anak-anak, pendampingan literasi remaja, hingga keikutsertaan dalam program “Pustaka Tunggu” yang digagas oleh pemerintah kelurahan. Dedikasinya dalam dunia literasi membuatnya dikenal sebagai salah satu relawan yang konsisten, kreatif, dan memiliki semangat tinggi dalam memajukan budaya baca.
Dalam esai yang dikirimkan ke Perpustakaan Nasional RI, Khofifah mengangkat kisah nyata tentang praktik baik yang ia jalankan di masyarakat. Ia menuliskan bagaimana literasi dapat menjadi jembatan bagi anak-anak dan remaja untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna. Melalui pendekatannya yang kolaboratif, ia menggabungkan aktivitas membaca, menulis, dan diskusi ringan dengan kegiatan kreatif seperti menggambar, bermain peran, hingga bercerita. Metode ini terbukti membuat kegiatan literasi menjadi lebih diminati dan mudah diterima oleh masyarakat.
Tidak hanya bercerita tentang proses kegiatan, esai tersebut juga menggambarkan tantangan yang dihadapi di lapangan, seperti minimnya fasilitas membaca, kurangnya minat baca di kalangan remaja, serta kebutuhan dukungan dari berbagai pihak. Namun, Khofifah menegaskan bahwa tantangan tersebut tidak menyurutkan niatnya untuk tetap berjuang. Ia menuliskan bahwa kolaborasi antara relawan, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, hingga orang tua adalah kunci dalam membangun ekosistem literasi yang kuat dan inklusif.

Lurah Kota Siantar Alamria Pramana, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian yang diraih Khofifah. “Prestasi ini menunjukkan bahwa semangat literasi di Kelurahan Kota Siantar terus tumbuh dan berkembang. Kami sangat bangga atas kontribusi yang diberikan oleh Khofifah, yang tidak hanya mengharumkan nama kelurahan, tetapi juga memberikan contoh inspiratif bagi relawan literasi lainnya,” ujarnya. Lurah juga menambahkan bahwa pemerintah kelurahan akan terus mendorong dan mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan budaya literasi.
Sementara itu, Khofifah mengungkapkan rasa haru dan bahagianya atas penghargaan yang ia terima. “Saya tidak menyangka bisa meraih Juara Harapan I di tingkat nasional. Ini bukan hanya keberhasilan saya, tetapi keberhasilan kita semua—para relawan, masyarakat, dan pemerintah kelurahan yang selalu memberikan dukungan,” ujarnya. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat gerakan literasi dan mendorong lebih banyak generasi muda untuk terlibat sebagai relawan.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Kelurahan Kota Siantar semakin menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang berpengetahuan dan memiliki budaya literasi yang kuat. Sebagaimana diketahui, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, memahami informasi, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Melalui partisipasi aktif para relawan seperti Khofifah, harapan untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas, kreatif, dan berdaya semakin nyata.
Prestasi Khofifah Indah Al Husna di tingkat nasional menjadi bukti bahwa semangat literasi di Kelurahan Kota Siantar terus hidup dan berkembang. Penghargaan ini sekaligus menegaskan bahwa praktik baik yang dilakukan dengan ketulusan, kerja keras, dan kolaborasi dapat membawa perubahan besar bagi masyarakat. (Admin)
