Panyabungan (08/12/2025) — Pelaksanaan Launching Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Tahfidz Syahrani Bariah Zulkarnaen, Desa Salambue, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme tinggi. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan lembaga pendidikan, termasuk Lurah Kota Siantar, Alamria Pramana, S.Pd.I., M.Pd, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program nasional yang tengah digencarkan pemerintah.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Sertu Edison Rambe, perwakilan dari Koramil 13 Panyabungan, serta Aipda M. Ridwan Lubis, Kanit Intel Polsek Panyabungan mewakili Kapolsek Panyabungan. Dukungan dari unsur TNI dan Polri tersebut menegaskan adanya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan kesejahteraan santri, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi.
Program MBG ini menyasar 542 santriwan dan santriwati yang berada di bawah naungan Yayasan Indonesia Terang Benderang SPPG Kota Siantar, sebagai langkah nyata dalam memastikan para santri mendapatkan asupan gizi harian yang seimbang, sehat, dan layak. Harapannya, program ini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, kesehatan, dan perkembangan fisik para santri yang kelak menjadi penerus bangsa.
Dalam sambutannya, Lurah Kota Siantar menyampaikan pesan yang mendalam terkait pentingnya program ini bagi masa depan generasi Indonesia. Ia menegaskan bahwa program MBG bukan hanya sekadar pemberian makan, melainkan sebuah visi besar yang memiliki dampak jangka panjang.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak kita yang diprakarsai oleh Presiden Prabowo Subianto sebagaimana komitmen beliau untuk masa depan generasi menuju Indonesia Emas 2045. Dengan asupan gizi yang baik, para santri dapat belajar dengan lebih fokus, memiliki energi yang cukup, dan tumbuh menjadi generasi yang kuat secara fisik maupun spiritual,” ungkap beliau dalam sambutannya. Beliau menambahkan bahwa program ini sejalan dengan kebutuhan dunia pendidikan yang semakin menuntut kesiapan fisik, mental, dan kecerdasan yang komprehensif. Dengan gizi yang terpenuhi sejak dini, para santri diyakini mampu mengoptimalkan potensi diri dan menjadi generasi yang unggul di berbagai bidang”.

Kehadiran berbagai unsur pemerintahan juga memperkuat pesan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan memerlukan kebersamaan dan sinergi. TNI, Polri, pemerintah kelurahan, yayasan, dan lembaga pendidikan hadir sebagai satu kesatuan dalam mendukung implementasi program ini.
Acara ditutup dengan sesi silaturahmi dan foto bersama, mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan generasi Mandailing Natal yang unggul, sehat, dan berkarakter.
Nurintan Pohan selaku Perwakilan Yayasan Indonesia Terang Benderang SPPG Kota Siantar melalui Tim Ahli Gizi memberikan edukasi kepada para Santriwan/wati terkait manfaat MBG, selanjutnya beliau juga menyebutkan bahwa di bawah Yayasan Indonesia Terang Benderang SPPG Kota Siantar untuk sementara diamanahkan 2 sekolah yaitu Pondok Pesantren Tahfidz Syahrani Bariah Zulkarnaen yang berjumlah 542 Santriwan/wati dan SDN 080 Panyabungan III yang berjumlah 556 siswa/i. (Admin)
